
Kristin Davis ungkap shingles: risiko di wajah dan status vaksin di Indonesia
Kristin Davis menceritakan pernah kena shingles dengan ruam di wajah usai tampil di acara edukasi. Ini momen untuk paham apa itu herpes zoster, risikonya bila dekat mata, siapa yang berisiko, serta kabar vaksin yang sudah berizin BPOM di Indonesia.
Aktris Kristin Davis menceritakan pengalamannya terkena shingles atau herpes zoster dalam wawancara yang terbit 8 Oktober 2026, setelah ia tampil di acara edukasi “Shingles, actually”. Laporan 9 Oktober merangkum pengakuannya bahwa episode itu berdampak pada pekerjaannya, sejalan dengan keterlibatannya dalam kampanye edukasi.
Cerita ini jadi pengingat penting. Shingles bukan sekadar ruam. Bila muncul di wajah atau dekat mata, risikonya bisa lebih serius. Di bawah ini penjelasan singkat tentang apa yang terjadi di tubuh, siapa yang lebih berisiko, bagaimana pencegahannya, dan seperti apa status vaksin di Indonesia.
Herpes zoster: reaktivasi cacar air yang muncul sebagai ruam nyeri
Shingles adalah reaktivasi virus cacar air, varicella zoster, yang berdiam di saraf setelah infeksi pertama. Bertahun-tahun kemudian virus bisa aktif kembali. Gejalanya biasanya dimulai dengan nyeri, kesemutan, atau rasa terbakar pada satu sisi tubuh. Lalu muncul ruam berupa bintil berisi cairan yang mengikuti jalur saraf.
Selain ruam dan nyeri saat episode akut, sebagian orang masih merasakan nyeri saraf yang bertahan berbulan-bulan setelah kulit sembuh. Ini sering disebut nyeri pasca-zoster. Kondisi ini bisa mengganggu tidur, konsentrasi, dan aktivitas sehari-hari, sehingga pencegahan menjadi penting terutama pada usia lanjut.
Jika mengenai wajah atau dekat mata, jangan tunda periksa
Shingles bisa muncul di wajah. Bila mengenai dahi, ujung hidung, atau kelopak, dokter menganggapnya perlu penanganan cepat karena area itu terkait saraf yang juga menyuplai mata. Tandanya berupa ruam dan nyeri di satu sisi wajah, rasa tidak nyaman di sekitar mata, silau, atau perubahan penglihatan.
Komplikasi pada penglihatan bisa terjadi pada sebagian kasus. Pemeriksaan segera membantu menilai keterlibatan mata dan langkah penanganan yang aman. Bila ruam atau nyeri muncul di wajah, apalagi dekat mata, sebaiknya periksa tanpa menunggu gejala lengkap.
Siapa yang berisiko lebih tinggi
Risiko shingles meningkat seiring usia, terutama mulai 50 tahun ke atas. Ini terkait melemahnya daya tahan tubuh terhadap virus yang pernah menginfeksi. Orang dengan kekebalan tubuh lemah juga lebih rentan, misalnya karena penyakit tertentu atau penggunaan obat yang menekan sistem imun. Tidak semua orang dalam kelompok ini pasti terkena, tetapi peluangnya lebih tinggi dibanding populasi umum.
Riwayat pernah menderita cacar air adalah prasyarat shingles karena virusnya memang sama. Banyak orang terinfeksi cacar air saat kecil dan tidak menyadari bahwa virusnya tetap berdiam di saraf. Itulah mengapa episode shingles bisa muncul bertahun-tahun kemudian.
Vaksin dua dosis yang direkomendasikan dan seberapa efektif
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat merekomendasikan vaksin zoster rekombinan dua dosis untuk mencegah shingles pada orang dewasa berusia 50 tahun ke atas, serta pada usia 19 tahun ke atas yang kekebalannya lemah. Dalam data uji klinis, efektivitasnya tinggi. Pada kelompok usia 50 sampai 69 tahun sekitar 97 persen. Pada usia 70 tahun ke atas sekitar 91 persen.
Vaksin ini bertujuan mencegah episode baru dan menurunkan risiko nyeri saraf berkepanjangan. Vaksin tidak dipakai untuk mengobati episode shingles yang sedang berlangsung. Kalau kamu pernah kena shingles, diskusikan dengan tenaga kesehatan tentang waktu vaksin yang tepat setelah pulih, termasuk jadwal dua dosisnya.
Status vaksin shingles di Indonesia
Di Indonesia, vaksin zoster rekombinan dengan nama dagang Shingrix sudah memiliki izin edar dari BPOM. Laporan asesmen publik BPOM mencatat nomor izin edar DKI2476704044A1 dengan tanggal 13 Mei 2024. Daftar BPOM juga memuat sertifikat lot release impor bertanggal 14 September 2026 yang menandakan ada batch resmi yang masuk melalui jalur reguler.
Artinya, secara regulasi vaksin boleh dipasarkan di Indonesia. Ketersediaan di fasilitas kesehatan bisa bertahap mengikuti distribusi. Jika kamu berusia 50 tahun ke atas atau termasuk kelompok berisiko, kamu bisa menanyakan ketersediaan vaksin dan rencana dua dosis ke rumah sakit, klinik vaksinasi, atau dokter yang biasa kamu datangi.
Kapan perlu periksa
- Muncul ruam nyeri di satu sisi wajah atau dekat mata.
- Nyeri saraf terasa berat atau mengganggu aktivitas harian.
- Kamu berada di kelompok berisiko dan belum vaksin, untuk membahas pencegahan.
Jangan menunggu gejala lengkap sebelum periksa. Penilaian dini membantu menentukan langkah yang aman, terutama bila lokasi ruam dekat mata.
Sumber:
- Wawancara NewBeauty pada 8 Oktober 2026 tentang pengalaman shingles Kristin Davis dan keterlibatannya dalam kampanye edukasi.
- Liputan The Daily Beast pada 9 Oktober 2026 yang merangkum pengakuannya usai acara edukasi.
- Siaran pers GSK via PR Newswire dan Yahoo Finance pada 8 Oktober 2026 tentang kampanye “Shingles, actually”.
- Rekomendasi vaksin shingles dari CDC, termasuk efektivitasnya pada kelompok usia berbeda.
- Dokumen BPOM RI: Assessment Report izin edar Shingrix pada 13 Mei 2024 dan daftar sertifikat lot release impor pada 14 September 2026.
Artikel HaloBugar bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan diagnosis atau penanganan medis profesional.